Mengenal Kucing Sphynx, Kucing Berbulu Tipis namun Harga Tebal

8:27 PM Add Comment
Tentang Kucing Sphynx - Kucing Sphynx (dahulu bernama Canadian hairless) adalah salah satu ras kucing yang memiliki bulu sangat pendek dan sedikit sekali. Jika dilihat sekilas, kucing sphynx tampak tidak memiliki bulu sama sekali, namun jika diamati lebih saksama tubuh kucing ini ditumbuhi rambut halus di beberapa bagian, seperti telinga, kaki, ekor, dan didekat organ kelamin. Kucing sphynx berasal dari Kanada. Namun, penyebarannya dapat ditemukan di beberapa tempat seperti Kanada, Perancis, Maroko, Meksiko, Rusia, Australia dan Amerika Serikat. Kucing ras sphynx merupakan salah satu jenis kucing hasil rekayasa genetik. Di Indonesia, kucing impor yang unik ini memiliki harga tergolong mahal, yaitu dapat mencapai 25 juta rupiah.
Mengenal Kucing Sphynx, Kucing Berbulu Tipis namun Harga Tebal
Kucing Sphynx
Sumber gambar : Wikipedia

Sejarah Kucing Sphynx
Pada tahun 1960, sepasang kucing lokal asal Kanada yang berbulu pendek melahirkan anak-anak tanpa bulu. Sejak saat itu program pengembangbiakan kucing-kucing tanpa bulu tersebut dimulai. Pada tahun 1970, Cat Fanciers Association (CFA) memberikan status kucing tanpa bulu sebagai ras "Canadian hairless". Tetapi, setahun kemudian CFA menarik kembali keputusannya karena adanya masalah pada kesehatan dan perkembangbiakan ras tersebut. Pada saat pula ditetapkan bahwa gen yang berhubungan dengan ketiadaan bulu dianggap mematikan (letal). Akhirnya kucing-kucing tanpa bulu beserta keturunannya tersebut menjadi punah.

Selang beberapa tahun, pada tahun 1975, pemilik pertanian di Minnesota bernama Milt dan Ethelyn, memiliki seekor anak kucing tanpa bulu yang lahir dari kucing domestik (normal) di pertanian mereka yang bernama Jezabelle. Tahun berikutnya kembali lahir kucing tanpa bulu tersebut. Kedua anak kucing ini diberi nama Epidermis dan Dermis. Kedua kucing tanpa bulu ini dibeli olah seorang peternak kucing (breeder) kucing dari Oregon bernama Kim Mueske. Keturunan Dermis dan Epidermis ini yang kemudian disebut sebagai garis keturunan Pearson.
Baca juga : Budidaya Kucing Persia
Nama "Sphynx" pada kucing ini diambil dari nama Patung Sphynx yang berada di Mesir
Sementara itu di Minnesota, seorang breeder lain bernama Georgiana Gattenby juga mencoba mengembangbiakkan ras kucing tanpa bulu dari induk lain bernama Pearson yang kemudian berhasil melahirkan anak tanpa bulu. Lalu, Gattenby mengawinkan kucing-kucingnya tersebut dengan ras Devon rex untuk memperkuat sifat-sifat genetiknya. Kucing-kucing dari perkawinan silang ini terbukti sehat dan diberi nama Sphynx. Nama tersebut diambil dari patung Sphinx besar yang berada di Giza, Mesir.

Pada tahun 1979, induk kucing tanpa bulu bernama Bambi melahirkan dua ekor kucing tanpa bulu yang diberi nama Punkie dan Paloma. Bambi merupakan kucing tanpa bulu milik peternak kucing (breeder) asal Kanada yang bernama Shirley Smith. Pada tahun 1983, Smith mengirimkan Punkie dan Paloma kepada Dr. Hernandez di Belanda untuk dikembangbiakkan. Kemudian, Dr. Hernandez mencoba mengembangbiakkan kedua kucing tersebut dengan mengawinkannya dengan kucing ras Devon rex.

Kucing-kucing keturunan Punkie, Paloma dan Pearson (Dermis dan Epidermis) inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan kucing ras sphynx. Keempat kucing itu juga yang menjadi nenek moyang sebagian besar kucing sphynx yang ada saat ini.

Ciri fisik Kucing Sphynx
Kucing sphynx merupakan salah satu ras kucing yang mengalami mutasi genetik
Kucing spynx memiliki ukuran badan sedang, tegap dan bulat pada bagaian perut serta dada yang lebar. Kepalanya berbentuk segitiga dan lebih panjang jika dibandingkan dengan lebarnya. Dahinya ras bengal rata dan tulang bagian pipi menonjol. Ukuran hidungnya pendek dengan lekukan yang jelas atau terkadang hanya terdapat sedikit lekukan. Dagunya tegas dan memiliki sedikit kumis pendek atau terkadang sama sekali tanpa kumis. Kucing ini memiliki telinga besar dan lebar pada bagian bawah dengan posisi berdiri tegak, serta bagian dalam telinga tidak berbulu. Matanya terbuka lebar dan berbentuk bulat seperti buah lemon dengan ujung bagian luar mengarah ke telinga.
Baca juga : Manfaat dan Juga Alasan Memelihara Kucing Dirumah
Kucing spynx juga memiliki ukuran leher yang panjang, bulat dan berotot. Kakinya panjang dan proposional dengan ukuran tubuhnya, serta kaki depan yang lebih ramping dan lebih pendek dari kaki belakang. Jari kaki panjang dengan telapak kaki tebal. Ekor ras bengal berukuran panjang dan berbentuk cambuk, diujung ekor terdapat sedikit bulu menyerupai ekor singa. Kulit pada seluruh tubuhnya memiliki sedikit bulu bertekstur sangat halus, dan membentuk kerutan di bagian kepala, badan dan kaki.

Masalah Kesehatan Kucing Sphynx
Secara umum, kucing sphynx terkenal sebagai kucing yang sehat dan kuat. Namun, tidak adanya bulu tebal yang menutupi tubuhnya seringkali menimbulkan masalah kesahatan. Ketiadaan bulu tersebut biasanya membahayakan anak kucing sphynx yang baru lahir dan menyebabkan kerentanan terhadap infeksi saluran pernapasan.
Baca juga : Cara Mengatasi Mata Kucing Belekan
Kucing ini juga memiliki sistem pencernaan yang cukup sensitif, terutama pada saat masih kecil. Kucing sphynx akan mengalami diare selama berminggu-minggu jika diberi obat bius dan obat-obatan lain, serta makanan yang mengandung kadar protein kurang dari 80 persen. Penyakit diare tersebut juga bisa muncul jika kucing ini berpindah rumah atau diadopsi oleh pemilik baru.

Selain itu, kucing ras sphynx juga rentan terkena penyakit-penyakit kucing pada umumnya. Oleh karena itu, kucing sphynx wajib diberi imunisasi ketika masih kecil untuk menghindari penyakit-penyakit kucing yang parah dan mungkin dapat menular.

Sumber : Wikipedia

Mengenal Kucing Maine Coon, Kucing Berbadan Besar dengan Harga yang Besar Pula

8:23 PM Add Comment
Tentang Kucing Maine Coon - Kucing Maine Coon (disebut juga sebagai American Longhair) adalah salah satu ras kucing tertua dan alami yang berasal dari Maine, Amerika Serikat. Ras ini dipercayai nenek moyangnya berasal dari ras Anggora dan Norwegian Forest.
Mengenal Kucing Maine Coon, Kucing Berbadan Besar dengan Harga yang Besar Pula
Kucing Maine Coon
Sumber gambar : Wikipedia

Mitos dan Legenda Kucing Maine Coon
Maine Coon dipercayai banyak orang bahwa ras ini merupakan hasil persilangan alami dari kucing setengah liar dengan rakun. Mitos ini ada karena bentuk dan warna ekor Maine Coon menyerupai rakun. Karena ekornya, ras kucing ini namanya diambil dari kata "Maine" yang merupakan negara bagian Amerika Serikat, dan kata "Coon" yang diambil dari kata "racoon" yang artinya rakun.

Sejarah Kucing Maine Coon
Ras Maine Coon dipercayai adalah kucing yang berasal dari 6 ekor kucing yang dipelihara oleh Marie Antoinette. Ke-6 kucing tersebut kemudian dikirim ke Wiscasset di Maine ketika Marie akan melarikan diri dari Perancis pada saat terjadinya revolusi perancis.

Banyak peternak kucing beranggapan bahwa, Maine Coon dihasilkan dari persilangan ras kucing domestik dengan kucing berbulu panjang dari negara lain. Ras kucing yang dipercayai sebagai nenek moyang dari Maine Coon adalah ras Anggora dan ras Norwegian Forest. Pada waktu itu, dipercayai ras Anggora dibawa oleh para pedagang Inggris ke Amerika Serikat. Sedangkan, ras Norwegian Forest dipercayai dibawa oleh bangsa viking ke Amerika Serikat juga.
Baca juga : Fakta Aneh Kucing yang Mungkin Belum Kalian Ketahui
Pada tahun 1861, Maine Coon pertama kali mengikuti kontes kucing. Pada 8 Mei 1895, seekor Maine Coon betina berwarna cokelat tabby bernama Cosey memenangkan kontes kucing yang diadakan di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat.

Pada tahun 1950, ras Maine Coon kembali dikembang biakan oleh enam peternak kucing. Pada tahun 1968, mereka semua membentuk sebuah organisasi kucing ras Maine Coon bernama "Maine Coon Breeders and Fanciers Association" (MCBFA), dengan tujuan untuk mempertahankan ras Maine Coon. Akhirnya pada tahun 1980, sudah banyak pendaftaran kucing yang mengakui ras Maine Coon.

Karakteristik Kucing Maine Coon
Maine Coon adalah kucing berbadan besar dan tinggi, dengan berat jantan sekitar 6-9 kg dan betina sekitar 4-6 kg dan. Tubuhnya juga tinggi dengan ketinggian sekitar 1 meter (100 cm), serta tubuhnya kuat dan berotot. Selain itu, Maine Coon memiliki pertumbuhan dewasa yang lama, yaitu sekitar 3-5 tahun.

Maine Coon memiliki bulu yang lebat, halus, lembut, serta tahan terhadap air. Bulunya memiliki panjang sekitar 7 cm. Bulu yang terdapat di sekitar leher seperti surai pada singa. Di bagian telinganya, terdapat bulu yang cukup panjang, serta dibagian ekornya juga terdapat ekor yang mengembang. Pada bagian kepala, kaki, dan bahu bulunya pendek, dan pada bagian paha dan punggung bulunya sedikit panjang. Maine Coon memiliki pola warna tabby klasik/makarel (cokelat, biru (abu-abu), merah (coklat kejinggaan), dan krem), solid (putih, hitam, biru, dan merah), tortoiseshell (hitam dan biru), dan silver (perak hitam, perak biru, perak merah, dan perak krem).
Baca juga : Tips Memilih Kandang Kucing yang Bagus
Maine Coon memiliki kepala yang sedang dan lebar, dengan dahi yang sedikit melengkung dan tulang pipi yang menonjol. Matanya besar dan berbentuk seperti oval. Hidungnya lebar dan di bagian ujungnya sedikit melengkung, serta dagunya terlihat tajam. Telinganya besar dan di bagian bawahnya lebar, serta dibagian ujungnya lancip. Lehernya panjangnya sedang, serta lehernya juga kuat. Kakinya sedang dengan tulang dan otot yang kuat, serta ekornya panjang.

Kepribadian Kucing Maine Coon
Maine Coon adalah kucing yang cukup independen. Kucing ini senang berada disekitar kehidupan manusia. Selain itu, kucing ini juga aktif dan senang berada dekat dengan pemiliknya.

Sumber : Wikipedia

Mengenal Kucing British Shorthair, Ras Kucing Tertua Harga Istimewa

7:32 PM Add Comment
Tentang Kucing British Shorthair - Kucing British Shorthair adalah salah satu ras kucing tertua yang nenek moyang dipercayai memiliki hubungan dengan bangsa romawi yang pernah dahulu menguasai Inggris. Kucing ini adalah kucing berbadan sedang dengan bulu yang pendek. Selain itu, kucing ini juga banyak menjadi ikon.
Mengenal Kucing British Shorthair, Ras Kucing Tertua Harga Istimewa
Kucing British Shorthair
Sumber gambar : Wikipedia

Sejarah Kucing British Shorthair
Nenek moyang British Shorthair dipercayai memiliki hubungan dengan bangsa romawi yang dulu pernah menguasai Inggris. Pada saat setelah bangsa romawi menguasai Inggris, pertanian-pertanian di Inggris mulai dikembangkan. Seiring dengan perkembangan pertanian tersebut, munculah kebutuhan untuk melindungi hasil pertanian dari serangan tikus. Kemudian, para tentara romawi banyak membawa kucing-kucing untuk menjaga hasil-hasil pertanian. Kucing-kucing tersebut disebut sebagai kucing pekerja, karena harus bekerja untuk mendapatkan makanan. Kucing tersebut tidak dipelihara sebagai binatang kesayangan.
Baca juga : Cara Melakukan Perawatan Pada Kucing Hamil
Kucing-kucing ini hidup secara bebas di gudang dan pertanian dengan sedikit sekali pengaruh dari manusia. Populasi kucing tersebut mulai berkembang dengan subur. Ketika bangsa romawi pergi, Inggris terisolasi dari bagian dunia lain. Selama beberapa ratus tahun tidak ada lagi impor kucing baru. Kucing-kucing yang telah ada di Inggris berkembang biak dengan bebas, menghasilkan kucing dengan badan yang kokoh dan tebal disertai bulu yang indah.

Pada akhir tahun 1800-an, para penggemar kucing di Inggris mulai memperhatikan kucing tersebut dan mulai menyadari keindahannya. Pada kontes kucing pertama di Crystal Palace, London tahun 1871, kucing-kucing ini mendapat banyak penghargaan. Pada tahun 1889, British Shorthair mendapatkan status sebagai ras kucing tersendiri. Tahun 1907, penggemar kucing Inggris membentuk British Cat Club. Kemudian popularitas British Shorthair menurun terkalahkan oleh ras Persia dan Siamese.

Selama Perang Dunia II, populasi British Shorthair berkurang dengan drastis. Untuk menyelamatkan ras tersebut, British Shorthair banyak dikawinkan dengan kucing Persia. Akibatnya mulai muncul warna-warna lain selain warna blue yang merupakan warna asalnya. Cat Fanciers' Association (CFA) mengakui British Shorthair pada tahun 1980. The International Cat Association (TICA) merevisi standar ras ini pada tahun 1993. Belakangan ras ini mulai menjadi populer kembali.

British Shorthair banyak menjadi ikon. Kucing ini menjadi model bagi Cheshire Cat yang terdapat pada film animasi Alice's Adventures in Wonderland. Selain itu, British Shorthair dengan pola warna silver tabby menjadi ikon produk makanan kucing, Whiskas.

Karakteristik Kucing British Shorthair
British Shorthair memiliki ukuran tubuh sedang sampai dengan cukup besar dengan berat badan sekitar 4-8 kg. Postur tubuhnya padat, kompak, kuat, berotot di dada, pendek, dengan pinggul dan bahu yang lebar. Kepalanya berbentuk bulat disertai dengan pipi yang berisi penuh. Hidungnya yang pesek namun lebar dan lurus tanpa ada tekukkan dan dagu British Shorthair ini berbentuk bulat. Tubuh dari kucing jantan lebih besar dibanding dengan kucing betina. Kucing jantan memiliki berat rata–rata mencapai 5-10 kg, sedangkan pada betina hanya dapat mencapai 5-7 kg saja.
Baca juga : Waktu yang Tepat Memisahkan Anak Kucing dari Induknya
Telinga British Shorthair berukuran sedang, namun lebar di bagian bawahnya dengan bagian ujung telinganya melengkung. Memiliki jarak antara kedua telinganya dengan jarak sedang. Mata pada British Shorthair adalah besar dan berbentuk bulat. Ras ini memiliki berbagai variasi warna, yaitu gold, copper, odd-eyes dan blue. Akan tetapi, meski memiliki berbagai warna bervariasi, warna emas adalah warna terbaik yang pernah ada.

British Shorthair memiliki ukuran kaki yang pendek namun memiliki tulang yang amat kuat dan juga berotot. Bentuk dari cakarnya sendiri membulat pada jari–jarinya. Ekornya tebal, padat, dan tidak terlalu berbulu namun indah dengan ujung ekornya yang tumpul. Panjangnya kurang lebih sekitar dari panjangnya, dengan tebal di bagian pangkal namun menipis di bagian ujungnya.

Sumber : Wikipedia

Mengenal Kucing Munchkin, Kucing Cebol Harga Jangkung

7:12 PM Add Comment
Tentang Kucing Munchkin - Kucing Munchkin adalah salah satu ras kucing berkaki pendek yang terbentuk karena mutasi genetik alami. Ras ini baru mulai dikembangbiakkan sekitar tahun 1980-an di Amerika Serikat, negara asalnya. Karena kakinya yang pendek, Munchkin menjadi salah satu ras kucing terkecil di dunia.

Munchkin ada yang berbulu panjang dan pendek. Karena keunikan ras kucing ini, Munchkin sering dipersilangkan denga ras lain. Sehingga, Munchkin adalah nenek moyang dari beberapa ras kucing berkaki pendek ras baru, yaitu nenek moyang ras Skookum (persilangan dari ras LaPerm), ras Minskin dan Bambino (persilangan dari ras Sphynx), ras Lambkin (persilangan dari ras Selkirk Rex), ras Genetta (persilangan dari ras Bengal), dan ras Napoleon (persilangan dari ras Persia, Himalaya dan Exotic).

Mengenal Kucing Munchkin, Kucing Cebol Harga Jangkung
Kucing Munchkin
Sumber gambar : vetstreet.com

Sejarah Kucing Munchkin
Pada tahun 1944, ada seorang dokter hewan yang bernama H.E. Williams, yang telah mendeskripsikan empat generasi ras kucing dengan ciri khas kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Semua kucing tersebut hidup dengan kondisi sehat dan gerakannya seperti seekor musang. Namun, kucing-kucing kaki pendek ini hilang pada saat Perang Dunia II.

Selanjutnya pada tahun 1953, seorang berkebangsaan Jerman bernama Max Von Egon Thiel telah memberitahu bahwa, Max melihat seekor kucing dengan kaki pendek di kota Stalingrad (sekarang Volgograd), Rusia. Kemudian, kucing ini selama 30 tahun tidak terdengar kabarnya lagi.
Baca juga : Mengatasi Mata Belekan Pada Kucing
Baru pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana, Amerika Serikat bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing betina yang unik dengan kaki pendek pada saat kedua kucing tersebut sedang terjebak di bawah truk, karena sedang dikejar oleh anjing. Kedua kucing tersebut ternyata sedang hamil. Seekor kucing berwarna abu-abu, dan satunya berwarna hitam. Setelah Sandra menyelamatkan kedua kucing tersebut, kucing-kucing itu diberi nama Blueberry dan Blackberry. Beberapa anak Blackberry memiliki kaki pendek seperti ibunya. Kemudian, salah satu anak dari Blackberry dikirimkan ke seorang temannya bernama Kay LaFrance, yang akhirnya kucing tersebut diberinya nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan Toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek. Toulouse dibiarkan berkeliaran bebas di luar rumah dan tidak dikebiri oleh Kay. Pada saat itulah, populasi kucing jalanan berkaki pendek sudah banyak. Toulouse dan Blackberry sering disebut-sebut sebagai pendahulu dari lahirnya ras Munchkin ini. Kemudian, ras ini diberi nama Munchkin, yang namanya diambil dari sebuah karakter bernama "Munchkins", yang merupakan karakter orang kerdil pada film The Wizard of Oz, ketika film ini populer.

Kaki pendek Kucing Munchkin
Kaki pendek ras Munchkin disebabkan oleh mutasi genetik alami. Biasanya, kucing berkaki pendek akan mengalami gangguan pada tulang punggung, namun Munchkin tidak, sehingga mutasi genetiknya termasuk berhasil. Menurut seorang ahli genetik dari TICA, Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa, kaki pendek pada ras Munchkin disebabkan oleh mutasi gen autosom dominant. Karena pada saat penelitian selama 7 tahun, pada ras ini tidak pernah ditemukan gangguan tulang pada anak kucing Munchkin yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.

Tempramen dan kesehatan Kucing Munchkin
Munchkin adalah ras kucing yang sangat suka bermain dan mudah beradaptasi. Munchkin sangat sering sekali duduk dengan posisi seperti kelinci sedang duduk. Munchkin jantan beratnya dapat mencapai sekitar 3–4 kg dan lebih besar dari betinanya. Kaki bagian belakang akan terlihat lebih panjang daripada kaki bagian depan, sehingga Munchkin dapat terlihat seperti membungkuk. Namun, jika terlalu membungkuk, Munchkin dapat didiskualifikasi dalam sebuah kontes kucing.

Pada awalnya, banyak yang mengira kalau Munchkin akan memiliki masalah pada tulang belakang, seperti yang sering terdapat pada anjing berkaki pendek. Namun, ternyata hal itu tidak terbukti pada Munchkin. Karena pada tahun 1995, beberapa peternak kucing Munchkin melakukan röntgen dan tidak menemukan masalah pada sendi dan tulang pada ras ini. Tetapi, Munchkin juga dapat terkena lordosis, yaitu tulang belakang yang melengkung berlebihan, dan pektus ekskavatum, yaitu dada yang berlubang.

Sumber : Wikipedia

Mengenal Kucing Bengal, Kucing Berpola Mirip Macan dengan Harga WOW

7:08 PM Add Comment
Tentang Kucing Bengal - Kucing bengal atau Blacan adalah keturunan ketiga dari hasil persilangan antara kucing american shorthair dengan kucing asian leopard. Kucing ini berasal dari California, Amerika Serikat. Meskipun tergolong kucing hutan, namun ras bengal termasuk hewan yang banyak digemari dan dijadikan hewan peliharaan. Kucing ini memiliki ukuran badan yang panjang dengan otot-otot pada tubuhnya yang kuat. Ia memiliki tulang yang besar dan tebal, serta bulu yang tebal, rapat dan halus. Dalam proses pemeliharaannya, kucing ini memerlukan perawatan khusus pada bulunya, yaitu dengan digosok secara lembut menggunakan sikat yang halus. Populasi kucing bengal belum begitu banyak sehingga harganya tergolong tinggi, yaitu bisa mencapai 10-40 juta rupiah.

Mengenal Kucing Bengal, Kucing Berpola Mirip Macan dengan Harga WOW
Kucing Bengal
Sumber gambar : Pinterest.com

Sejarah Kucing bengal
Lahirnya kucing ras bengal ini bermula dari kota California dan dipelopori oleh dr. Centerwall yang berprofesi sebagai ahli genetik. Ia ingin mendapatkan kucing domestik jenis baru dengan pola spotted wild cat dari hasil persilangan. Kemudian dr. Centerwall mengawinkan kucing american shorthair dengan kucing asian leopard, lalu anak betina hasil perkawinan silang tersebut dikawinkan lagi dengan ayahnya, dan lahirlah kucing ras bengal. Nama bengal sendiri diambil dari bahasa latin yaitu Leopard cat iaitu felinebengalenis, namun pada umumnya sering disebut Bengal tiger cat.
Baca juga : Tips Memilih Kandang Kucing yang Bagus
Ciri fisik Kucing bengal
Kucing ras bengal memiliki bentuk tubuh yang besar dan gagah. Hal tersebut dikarenakan ia mendapatkan ciri fisik dari leluluhurnya, yaitu kucing liar. Kucing betina dewasanya memiliki berat badan sekitar 4-5 kilogram, sedangkan berat badan kucing jantan dapat mencapai 10 kilogram. Kucing bengal dapat dibedakan dengan kucing lainnya melalui corak warna pada tubuhnya yang khas, yaitu didominasi dengan warna cokelat dan hitam.

Bagian kepala Kucing bengal
Bentuk kepala kucing bengal berukuran besar dan agak panjang, namun terlihat lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Ia juga memiliki leher yang besar dan berotot yang seimbang dengan ukuran kepala. Hidungnya besar dan lebar, sedangkan kulit hidungnya berwarna merah dengan garis luar hitam. Telinga kucing bengal berbentuk runcing ke atas. Kucing bengal memiliki mata yang lebar dan buat yang berwarna hijau atau amber.

Bagian badan Kucing bengal
Pada bagian badan, kucing bengal memiliki badan yang atletis dan berukuran cukup panjang jika dibandingkan dengan kucing lain. Pada umumnya kucing bengal memiliki berat badan yang ideal dan memiliki ekor yang panjang.

Warna bulu Kucing bengal
Pola warna pada bulu kucing bengal sangat khas, yaitu berwarna coklat atau cinnamon dengan bintik kehitam-hitaman yang menyebar di seluruh bagian tubuh. Selain itu, terdapat garis horizontal berwarna hitam dibagian pundak, serta lingkaran berbentuk cincin pada ekor dengan ujung berwarna gelap.

Karakteristik Kucing bengal
Kucing bengal termasuk kucing yang aktif dan cerdas. Salah satu ciri khasnya adalah menyukai air, mereka tidak akan keberatan jika seluruh tubuhnya basah terkena air, lain dengan kucing pada umumnya. Mereka sangat suka mandi dan berendam di bathub bersama pemiliknya.

Sumber : Wikipedia

Mengenal Kucing Persia, Jenis Kucing yang Banyak Dibudidayakan

4:25 PM Add Comment
Tentang Kucing Persia - Kucing persia adalah jenis kucing berambut panjang dengan karakter wajah bulat dan moncong pendek. Namanya mengacu pada Persia, nama lama Iran, di mana kucing serupa ditemukan. Sejak akhir abad 19 kucing jenis ini dikembangkan di Inggris dan Amerika usai Perang Dunia II. Di Inggris ia disebut Longhair atau Persian Longhair, dibagi dalam dua macam ras, yaitu chinchilla warna perak cerah dan yang agak gelap.

Seperti halnya dengan jenis kucing siam, telah ada upaya oleh beberapa peternak untuk melestarikan jenis kucing yang lebih tua, galur tradisional, yang memiliki moncong lebih jelas, yang lebih akrab dengan masyarakat umumnya.
Mengenal Kucing Persia, Jenis Kucing yang Banyak Dibudidayakan
Kucing Persia
Sumber gambar : lovetoknow.com

Pembiakan selektif yang dilakukan oleh peternak telah memungkinkan pengembangan berbagai warna bulu, tetapi juga menyebabkan makin datarnya wajah, yang mungkin membawakan sejumlah masalah kesehatan. Penyakit ginjal polikistik turunan lazim dialami oleh galur ini, yang mempengaruhi hampir separuh populasinya di beberapa negara.

Kucing persia juga merupakan salah satu kucing yang menjadi idaman bagi para pecinta kucing. Banyak pecinta kucing yang memelihara kucing persia, walaupun biaya pemeliharaannya agak mahal.
Baca juga : Fakta Aneh Kucing yang Mungkin Belum Kalian Ketahui
Kucing Persia merupakan salah satu kucing peliharaan yang banyak dipelihara oleh para pecinta kucing. Jenis kucing ini juga sangat populer di Indonesia. Hal yang menjadikan para pecinta kucing lebih memilih kucing Persia ini adalah ciri-ciri dan sifat yang dimiliki kucing Persia.

Kucing Persia pada umumnya memiliki bentuk tubuh yang gemuk, besar, dan tambun. Selain itu, yang menjadi khas juga dalam kucing Persia ini adalah bentuk hidungnya yang pesek, wajahnya terlihat bulat, dan memiliki bulu yang panjang. Jika diamati dari samping, dahi, hidung, dan dagu terlihat sangat datar. Terbayangkan bagaimana wajah lucunya kucing Persia ini? Kucing Persia ini juga memiliki sifat yang manja. Sehingga kucing Persia ini sangat cocok untuk dijadika hewan peliharaan kamu dirumah. Namun, saat ini sudah banyak sekali para pengembangbiak kucing mengawinkan kucing Persia dengan ras kucing lainnya. Sehingga, sedikit banyaknya ada yang hilang dari kucing ini.

Kucing Persia hasil persilangan dengan ras kucing lainnya biasanya beberapa ciri-cirinya hilang. Ada yang mempunyai warna bulu baru, ada yang mempunyai hidung yang sedikit mancung, ada yang mempunya bentuk tubuh yang lebih ramping dari kucing Persia pada umumnya, dan ada pula yang mempunyai bulu yang lebih pendek.

Beberapa jenis kucing Persia hasil persilangan tersebut sudah sangat populer di kalangan para pecinta kucing Indonesia. Untuk mengetahui jenis kucing Persia apa saja yang sudah sangat populer di Indonesia, mari kita lihat beberapa gambar dan ulasan yang mungkin bisa kita jadikan pertimbangan untuk memilih jenis kucing Persia.

Kucing Persia Flatnose
Kucing Flatnose merupakan jenis kucing Persia yang pesek. Oleh karena itu, kucing jenis ini dinamakan kucing flatnose. Kucing ini memiliki tubuh yang cukup gemuk dan wajah yang bulat, serta pipinya tembem. Meskipun demikian, kucing jenis ini banyak di sukai para pecinta kucing. Mereka memelihara kucing jenis ini karena kucing ini memiliki wajah yang unik dan tingkah lakunya juga sangat lucu.

Kucing Persia Medium
Kucing Persia Medium merupakan jenis kucing persia yang memiliki ukuran tubuh standar seperti kucing lainnya. Selain itu, bulu yang dimiliki pun tidak terlalu panjang, hidungnya pun tidak terlalu pesek seperti jenis kucing Persia lainnya. kucing Persia jenis ini banyak disukai oleh para pecinta kucing yang suka dengan kucing wajah oriental. Jadi, wajah kucing pada umumnya masih dapat terlihat di wajah kucing ini.

Kucing Persia Peaknose
Kucing Persia Peaknose merupakan jenis kucing persia yang paling digemari di Indonesia. Para pecinta kucing di Indonesia menyukai jenis kucing ini karena kucing ini memiliki hidung pesek dan bisa dikatakan bahwa hidung kucing ini paling pesek diantara jenis kucing Persia lainnya. Selain itu, badan kucing ini juga jauh lebih gemuk dibandingkan jenis Persia lainnya. Kucing jenis ini sering diikutkan kontes-kontes yang diatakan para pecinta kucing.

Kucing Persian Himalayan
Kucing Himalaya merupakan salah satu ras kucing hasil dari persilangan antara kucing Persia dengan kucing Siamse. Himalaya merupakan kucing yang mempunyai tubuh yang gemuk, kaki pendek, tubuh dan wajah bulat seperti halnya kucing Persia. Yang membedakan dari kucing Himalaya dengan kucing Persia pada umumnya adalah warna yang dimiliki kucing ini. Warna himalaya lebih cendrung mengikuti kucing Siamse. Namun, ada juga himalaya yang mempunyai tubuh seperti kucing Siamse. Himalaya seperti ini mempunyai bentuk tubuh yang langsing, tubuh ramping, dan terlihat anggun. Sehingga kucing Himalaya yang seperti dapat melompat dengan ketinggian 2 meter.

Sumber : Wikipedia

Cara Melakukan Perawatan Pada Kucing Hamil

4:15 PM Add Comment
Merawat Kucing Hamil - Kucing birahi, kucing kawin, kucing hamil dan kucing melahirkan itulah biasanya urutan dari proses dari seekor kucing untuk melahirkan anak kucing yang lucu lucu. Tentunya sebelum melahirkan kucing akan melalui proses kehamilan seperti halnya manusia, kalau manusia saja ketika hamil memerlukan perawatan dan juga nutrisi tambahan supaya anaknya sehat dan lahir dengan selamat, maka tentunya kucing juga memerlukan hal yang sama.

Kucing yang sedang hamil memerlukan perawatan serta nutrisi tambahan terutama untuk kucing ras seperti ras kucing persia. Kalau kita membahas kucing kampung yang sedang hamil mungkin kita tidak perlu melakukan perawatan tambahan, karena kucing kampung memiliki insting yang lebih kuat daripada kucing ras seperti kucing persia. Dalam kehamilan kucing tentunya ada juga resiko keguguran, tapi itu semua juga tergantung dari kucing itu sendiri. Keguguran pada kucing sangat tidak diinginkan peternak kucing atau orang yang memelihara kucing, maka untuk itu kita sebagai orang yang memelihara kucing harus melakukan perawatan pada kucing hamil supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan saat kucing kita sedang hamil.

Cara Melakukan Perawatan Pada Kucing Hamil
Kucing Hamil
Sumber gambar : breeding-cats.com
Merawat kucing hamil termasuk hal yang tidak mudah, apalagi disaat kucing hamil muda atau kucing hamil usia 2 minggu, kenapa? Karena kucing hamil muda biasanya belum terlihat dengan jelas dan bahkan terlihat seperti kucing yang tidak hamil. Kucing yang sedang hamil biasanya perutnya akan membesar pada usia kehamilan 5 minggu, pada saat inilah kita pasti sudah jelas mengetahui kucing sedang hamil.
Baca juga : Manfaat dan Alasan Memelihara Kucing Dirumah Kita
Ketika kita sudah mengetahui kucing kita hamil maka kita juga harus memberikan perawatan pada kucing yang sedang hamil tersebut, karena selain membantu indukan kucing kita juga membantu calon anak kucing supaya sehat dan selamat. Lalu apa saja hal yang harus dilakukan untuk merawat kucing yang sedang hamil? Berikut adalah beberapa tips merawat kucing hamil.

Cara Merawat Kucing Sedang Hamil
  • Berikan Makanan yang Bernutrisi
Kucing yang sedang hamil memerlukan nutrisi tambahan yang banyak, oleh karena itu kalian harus memberikan makanan yang banyak berguna untuk kucing hamil dan juga untuk calon anak kucing. Makanan khusus kitten adalah rekomendasi untuk sobat kucing sekalian karena makanan khusus anak kucing memiliki kandungan yang lebih banyak daripada makanan kucing dewasa. Saya juga sudah mempraktekkan hal ini dan sesudah lahir kitten jadi lebih sehat dan gemuk, jika sobat kucing ingin melihat silahkan cek di bagian new born.

  • Berikan Vitamin Tambahan
Selain makanan kalian juga bisa memberikan vitamin tambahan untuk kucing kalian yang sedang hamil, kalau kita membahas vitamin maka sudah tentu kandungan dalam vitamin sangat berguna untuk kucing, tapi jangan lupa jika membeli vitain di petshop sobat kucing jangan lupa bilang kalau untuk kucing yang sedang hamil.

  • Jangan Memberikan Obat Sembarangan
Kucing hamil juga bisa sakit, tentunya kalian ingin mengobati kucing kalian yang sakit, tetapi jika kucing dalam posisi hamil maka kalian perlu berhati hati keran memberikan obat pada kucing yang sedang sakit juga bisa berpengaruh pada janin atau kandungan kucing, jika kalian tidak mengerti maka kalian bisa mencoba berkonsultasi mengenai pemberian obat pada kucing hamil di dokter hewan atau breeder kucing yang sudah ahli.

  • Tempatkan Pada Tempat yang Nyaman
Kucing hamil memerlukan tempat yang nyaman dan tenang , suasana tenang sangat membantu kucing untuk tidak depresi jika tempat tidak nyaman dan tenang terkadang bisa membuat kucing depresi atau bahkan bisa stress.


  • Jaga Kebersihan Tempat Kucing
Selain memberikan tempat yang nyaman tentunya kalian juga harus memberikan tempat yang bersih atau menjaga kebersihan tempat kucing. Kandang atau tempat kucing yang bersih selain membuat kucing terbebas dari kuman dan kotoran juga bisa membuat kucing lebih nyaman.

  • Jangan Memandikan Kucing Hamil
Kucing yang sedang hamil sangat rawan apalagi ketika kucing hamil tua, ketika kalian melihat kucing kalian kotor maka kalian pasti ingin memandikan kucing kalian. Nah ketika memandikan kucing pasti menggosok bagian perut dan lainnya, untuk menjaga keamanan kucing maka selama kucing hamil kalian jangan sesekali memandikan kucing kalian, jika ingin memandikan kucing maka tunggu sampai kucing melahirkan.

  • Jauhkan dari Kucing Lain
Sebisa mungkin jauhkan kucing yang sedang hamil dari kucing lain, kucing hamil biasanya suka mencari tempat untuk melahirkan karena kucing ingin melahirkan dengan tenang jadi kucing terkadang tidak ingin melahirkan jika ada kucing lain didekatnya, kecuali kalian mengandangkan kucing kalian yang akan melahirkan dan mau tidak mau mereka akhirnya melahirkan dikandang.

  • Jangan Terlalu Sering Menggendong Kucing
Ketika kucing kalian sedang hamil kurangilah menyentuh atau menggendong kucing kalian, kenapa? Karena ketika perut kucing sudah membesar maka kalian harus hati hati jadi setidaknya kita mengurangi melakukan beberapa hal yang bisa mengakibatkan hal yang tidak diinginkan pada janin kucing karena sentuhan atau goyangan karena kita menyentuh atau menggendongnya.


Itulah beberapa tips perawatan untuk kucing hamil, semog artikel perawatan kucing hamil datas bisa bermanfaat untuk semuanya.

Referensi : limasembilancattery.com

Waktu yang Tepat Memisahkan Anak Kucing dari Induknya

3:53 PM Add Comment
Menyapih Anak Kucing - Ketika ada kucing kalian yang mempunyai anak tentunya kalian bingung dalam memisahkan anak kucing tersebut dari induknya. Dalam memisahkan anak kucng dari induk atau menyapih anak kucing tentunya kita harus tahu kapan harus dilakukan karena anak kucing tidak bisa asal dipisahkan begitu saja dari induknya.
Waktu yang Tepat Memisahkan Anak Kucing dari Induknya
Induk dan Anak KucingSumber gambar : wowamazing.com

Waktu yang tepat menyapih anak kucing dari induknya adalah ketika anak kucing sudah berumur 12 minggu. Anak kucing yang sudah berusia 12 minggu atau kurang lebih 3 bulan sudah mulai bisa makan sendiri dan tidak lagi menyusui kepada induknya, meski sebagian juga masih ada yang menyusui mungkin itu dengan jumlah yang sangat sedikit.
Baca juga : Tips Perawatan Untuk Kucing Hamil
Perlu kalian ketahui bahwa air susu induk kucing akan berhenti mengalir setelah 10 hari dia menyapih anak-anaknya. Mungkin pada awalnya hal ini akan terasa berat bagi anak kucing. Namun nanti lama-lama juga mereka akan terbiasa untuk tidak menyusu lagi. Apalagi hukum alam sudah mengharuskan anak-anak kucing untuk tidak menyusu pada induknya lagi ketika sudah berusia 12 minggu dengan membuat sistem pencernaan si anak kucing tidak lagi mampu mencerna dengan baik air susu induknya.

Selama masa menyusui, si induk kucing butuh asupan nutrisi yang baik dan cukup banyak. Hal ini dikarenakan si induk membutuhkan energi yang lebih banyak, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk memproduksi susu bagi anak-anaknya.

Kalian bisa memberi makanan si induk kucing dengan makanan anak kucing. Pada umumnya makanan untuk anak kucing memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan seimbang. Selain itu, kalian juga bisa memberinya suplemen dan vitamin tambahan untuk si induk kucing. Namun lebih baik jika kalian tidak memberikan suplemen dan vitamin apapun, kecuali jika kalian sudah berkonsultasi dengan dokter hewan. Yang ditakutkan nanti vitamin yang secara sembarangan kalian berikan kepada induk kucing akan mempengaruhi kualitas susu yang dihasilkannya.

Demikian mengenai waktu yang tepat menyapih anak kucing dari induknya, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semuanya.

Tips Agar Kucing Cepat Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

3:25 PM Add Comment
Cara Supaya Kucing Cepat Beradaptasi dengan Rumah Barunya - Bagi seseorang yang memelihara kucing tetapi suka bepergian, anak kost atau yang baru saja mengadopsi kucing pasti akan sering bepergian atau pindah tempat baru pada kucingnya. Walau hal ini biasa dilakukan tetapi bagaimana dengan kucing kita yang ikut kita bawa pindahan atau bepergian?
Tips Agar Kucing Cepat Beradaptasi dengan Lingkungan Baru
Kucing Pindah TempatSumber gambar : doggyfriend.com.

Tidak sedikit kucing yang susah beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga membuat mereka stress bahkan hingga mengalami gangguan selera makan dan sakit-sakitan. Berikut adalah Tips membantu kucing agar cepat beradaptasi dengan rumah baru :

Untuk seekor kucing yang memiliki sifat pemalu, pindahan rumah adalah sesuatu yang cukup berat untuk diterima. Ada beberapa hal yang mungkin bisa anda lakukan untuk mengurangi beban mental yang mereka tengah rasakan, antara lain :
Saat tiba di rumah baru, biarkan kandang yang digunakan untuk membawa si kucing tergeletak di lantai dengan keadaan terbuka. Biarkan kucing keluar dari kandang dengan sendirinya. Jangan paksa dia untuk keluar. Biarkan dia mengenali bau dan suara yang baru. Jika itu anda lakukan, setidaknya anda akan membuat si kucing merasa sedikit lebih nyaman saat pertama kali berada di tempat baru.
Jangan terlalu sibuk menata barang-barang hasil pindahan. Ketika si kucing sudah keluar dengan sendirinya dari dalam kandang. Sebaiknya kalian menyempatkan waktu juga untuk membelainya. Ini akan memberikan rasa nyaman pada si kucing, dan membuatnya tidak berpikir kalau dia ditinggalkan sendirian.

Kucing memiliki insting ingin tahu yang tinggi. Mungkin tidak begitu lama setelah dua hal di atas anda lakukan, si kucing akan segera mulai menjelajah seisi rumah. Waktu yang dibutuhkan hingga si kucing percaya diri seperti ini berbeda-beda tiap kucingnya. Tergantung dari sifat dasar si kucing. Ada jenis kucing yang pemalu, tetapi ada juga kucing yang hiperaktif. Yang perlu kalian ketahui adalah, kemungkinan kucing betina akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyesuaikan diri dibandingkan dengan kucing jantan.

Pastikan tempat makan, tempat minum, tempat tidur, kotak pasir, mainan, serta aksesoris si kucing lainnya yang dulu sering dipakai oleh si kucing di rumah lama, dibawa juga ke rumah baru. Akan lebih mudah untuk diterima si kucing jika ada barang-barang yang sudah mereka kenali di tempat yang baru.
Baca juga : Fakta Aneh Kucing yang Mungkin Belum Kalian Ketahui
Kalian juga perlu menyisihkan waktu anda untuk memastikan si kucing tahu di mana tempat dia makan, minum, atau buang kotoran. Jika kalian tidak menyisihkan cukup waktu untuk mengenalkan tempat-tempat tersebut kepada si kucing, maka. kelaparan, dan buang kotoran sembarangan akan menjadi masalah yang lebih besar bagi pemilik sekaligus bagi kucingnya.

Ajak kucing anda jalan-jalan di luar rumah. Kenali responnya terhadap tempat baru itu. kalian bisa mengalungkan tali di leher si kucing agar si kucing tidak kabur karena ketakutan atau lari ketika mendengar suara-suara seperti motor, mobil atau yang lain yang baru didengar dan ditemuinya di tempat baru. Sebelum anda yakin benar si kucing sudah akrab dengan lingkungan barunya, sebaiknya jangan biarkan si kucing berada di luar rumah sendirian.

Demikian memgenai cara supaya kucing cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya, semoga bisa bermanfaat untuk semuanya.

Tips Memilih Kandang Kucing yang Bagus untuk Kucing Peliharaan

3:05 PM Add Comment
Tips Memilih Kandang Kucing - Kandang kucing termasuk hal yang penting dalam perawatan pada kucing. Banyak kandang untuk kucing yang tersebar di pasar dibuat dengan buruk dan tidak dibuat dengan bahan dasar yang baik. Hal ini pastinya akan membuat sakit kucing kamu dan mengakibatkannya tidak nyaman, mungkin dikarenakan cuaca yang panas, kandang untuk kucing yang sempit, atau hal yang lainnya.

Tips Memilih Kandang Kucing yang Bagus untuk Kucing Peliharaan
Kandang Kucing Peliharaan
Sumber gambar : shopify.com

Dengan adanya hal yang disebutkan diatas tentunya kalian perlu memperhatikan tips memilih kandang untuk kucing yang baik. Memelihara kucing dengan kandang yang baik akan mempermudah kita dalam melakukan perawatan pada kucing kita.
Baca juga : Mengatasi Mata Belekan Pada Kucing
Tentunya dalam memilih kandang yang baik untuk kucing setiap orang memiliki pendapat yang berbeda juga, tetapi untuk sekedar tips saya rasa semua hampir sama. Untuk itu silahkan simak tips bagaimana memilih kandang kucing yang bagus untuk kucing peliharaan kita.

Tips Memilih Kandang Kucing yang Bagus
  • Perhatikan Ukuran Kandang Kucing
Biasanya pada awal memelihara kucing seseorang sering memutuskan untuk membeli kandang kucing portable saat kucing dalam usia masih kecil atau kitten, tapi sayangnya mereka lupa kalau kucingnya tersebut perlahan-lahan akan beranjak dewasa. Apalagi, jika kandang tersebut dipakai untuk membawa dua kucing atau lebih sekaligus, otomatis kandang kucing yang digunakan seharusnya memiliki ukuran yang lebih besar. Adapun ukuran kandang yang baik ialah kandang yang mempunyai luas 34cm, tinggi 38cm, dan kedalaman 48cm.

  • Bahan Dasar Utama Kandang Kucing
Kandang untuk kucing mobile yang terbuat dari anyaman, sebenarnya tidak enak untuk dipakai, apalagi kamu akan merasakan kesulitan ketika membersihkannya. Hal seperti ini penting untuk kalian perhatikan. Karena, pada kondisi tertentu seperti sakit, maka kalian akan sering membawa kucing kalian ke dokter dengan kandang portable itu, atau bahkan saat kamu akan menitipkan kucing di penitipan kucing. Kandang yang direkomendasikan adalah kandang kucing yang terbuat dari bahan plastik berlapis besi, dengan kandang seperti ini maka akan menjadikan si kucing sulit untuk merusaknya. Kandang kucing ini juga dapat menghadirkan sensasi tersendiri untuk kucing yang tidak terlalu suka didalam kurungan. Walaupun didalam beberapa kondisi ada saja kucing agresif yang mencoba untuk memukul-mukul kandang melalui celah-celah besi.

  • Perhatikan Pintu Kandang
Jangan sampai lupa, faktor penting yang lain ialah pintu kandang kucing kamu, jangan sampai pintu tersebut mudah dibuka oleh si kucing. Pintu kandang kucing juga mesti dipastikan tertutup rapat dan kuat, sehingga kucing tersebut tidak bisa membuka. Karena, ada saja upaya dari kucing ketika tidak ingin dikurung untuk mendobrak pintu kandang kucing. Jika Anda ingin lebih nyaman, kamu bisa membuat kandang kucing sendiri.

  • Alas Untuk Kandang Kucing
Perangkat tambahan yang berguna untung kandang adalah alas untuk tempat air kencing dan pupnya yang diletakkan di bawah kandang kucing, jangan lupa untuk menyediakan alas tersebut, sebab saat kucing kamu kencing dan pup maka kotoran tersebut dapat langsung mengalir ke alas tersebut. Hal ini pastinya sangat berguna, agar kandang kucing tidak mudah kotor dan bau.

  • Tutup Kandang
Pada beberapa kasus ada beberapa kandang kucing yang memang dirancang simpel pada bagian tutupnya, hal tersebut membuat kucing dengan mudah mengakali dirinya agar bisa keluar dari kandang. Oleh karenanya, kamu mesti mengontrol kembali penutup kandang kamu, jika memang terlalu gampang dibuka maka Anda mesti menyetelnya atau menyempurnakannya agar kucing tak mudah kabur.

Demikian mengenai tips memilih kandang kucing yang baik dan benar, semoga bisa bermanfaat untuk semuanya.

Tips Perawatan Untuk Kucing Hamil

2:41 PM Add Comment
Perawatan Kucing Hamil - Merawat dan menjaga kucing yang sedang hamil bisa dikatakan gampang gampang susah. Karena kehamilan kucing juga sangat rentan keguguran oleh berbagai macam sebab yang mungkin tanpa kita sengaja atau sadari. Namun semua itu juga tergantung pada si kucing, ada yang fisiknya kuat dan ada juga yang fisiknya lemah. Sehingga kita perlu untuk berhati-hati dalam merawat dan menjaganya.

Tips Perawatan Untuk Kucing Hamil
Perawatan Kucing HamilSumber gambar : lovetoknow.com

Kucing yang sedang hamil tentu saja membutuhkan perawatan dari pemilik kucing seperti kita,terutama jika kalian salah satu breeder kucing yang membudidayakan kucing kalian. Banyak sekali hal yang harus dilakukan dalam merawat kucing hamil, tentunya semua itu supaya anak kucing bisa lahir dengan selamat dan juga sehat.
Baca juga : Manfaat dan Alasan Memelihara Kucing Dirumah Kita
Dibawah ini adalah beberapa tips untuk melakukan perawatan pada kucing hamil, silahkan simak selengkapnya dibawah ini.

Berikan Makanan Terbaik
  • Kucing yang sedang hamil membutuhkan banyak protein dan vitamin. Sejumlah besar protein diperlukan untuk mendukung perkembangan janin. Pastikan makanan yang diberikan mengandung protein yang tinggi. Persentase kandungan protein bisa dilihat di kemasan. Biasanya makanan untuk kitten mempunyai kandungan protein dan vitamin yang lebih banyak dibandingkan makanan untuk kucing dewasa (adult). Sebaiknya kucing yang sedang hamil diberikan makanan untuk kitten ini.
  • Suplemen berupa vitamin dan kalsium juga diperlukan untuk meningkatkan kesehatan janin dan ibunya.
  • Hati-hati dengan suplemen kalsium. Pemberian kalsium yang terlalu banyak menyebabkan perkembangan tulang janin yang berlebihan. Akibatnya ukuran janin terlampau besar dan sulit keluar pada saat akan dilahirkan (distokia)

Usahakan Kucing Selalu Dirumah
  • Kucing yang hidup di luar rumah mempunyai resiko tertular penyakit yang lebih tinggi.
  • Keadaan di dalam rumah lebih hangat dan tenang, jauh dari gangguan kucing-kucing liar yang dapat menyebabkan perkelahian antar kucing.
  • Selain itu kondisi di dalam rumah relatif lebih bersih.
  • Anak-anak kucing harus dilahirkan di tempat yang bersih.

Jangan Memberikan Obat Sembarangan
  • Pemberian obat-obatan pada kucing hamil hanya dilakukan dalam keadaan darurat saja.
  • Selalu konsultasikan pemberian obat-obatan dengan dokter hewan anda.
  • Berbagai obat-obatan seperti obat cacing, anti kutu dan beberapa macam antibiotik dapat menyebabkan gangguan dan cacat pada janin bahkan keguguran.

Berikan Perhatian Pada Kucing
  • Jangan pernah memandikan kucing ketika sedang hamil walaupun satu kali, karena dikawatirkan dapat menyebabkan keguguran.
  • Jangan sering-sering memegang, menekan atau meremas perut kucing.
  • Jangan menggedong kucing ketika sedang hamil.
  • Jangan membuat kaget atau jangan buat kucing jadi terkejut dengan apapun.
  • Berilah kasih sayang dan perhatian yang tulus padanya.

Sediakan Tempat yang Nyaman
  • Sebuah kotak kardus yang besar diisi dengan handuk atau alas serta serpihan koran sudah cukup memadai.
  • Tempatkan ditempat yang hangat, bersih, tenang dan terawasi.
  • Pastikan tempat ini telah tersedia minimal 2-3 minggu sebelum waktunya melahirkan.

Gunakan pasir kotoran (litter) yang tidak menggumpal
  • Kadang-kadang kucing melahirkan anaknya di kotak/tempat kotoran (litter).
  • Pasir yang terdapat dalam kotak litter bisa menenpel di tubuh anak yang baru lahir.
  • Induk kucing biasanya tidak mau membersihkan (menjilati) anaknya bila tertutup pasir yang menggumpal (merek : pura, cat san, hartz scoop dll).
  • Gunakan saja pasir zeolit yang relatif lebih murah dan tidak menggumpal. Butiran zeolit berwarna abu kehijauan.

Pisahkan dari Kucing Lain
  • Jika anda memiliki banyak kucing, pastikan tempat melahirkan jauh dari kucing-kucing lain.
  • Pada saat melahirkan, kucing tidak suka berada didekat kucing lain, meskipun kucing tersebut sudah saling mengenal sejak lama.
  • Insting keibuan dan proteksi akan semakin kuat pada saat mendekati kelahiran.
  • Ada beberapa kucing yang baru melahirkan akan langsung menyerang kucing yang mendekatinya.

Siapkan Makanan yang Cukup
  • Siapkan persediaan makanan dan minum yang cukup bagi kucing anda.
  • Jangan biarkan kucing anda sendirian pada saat melahirkan.

Cek dokter hewan terdekat
  • Siapkan catatan alamat dan nomor telepon beberapa klinik atau dokter hewan terdekat.
  • Hubungi dan cari informasi dokter hewan/klinik yang buka 24 jam sebagai persiapan bila ada kasus emergency.

Cari informasi selengkap-lengkapnya
  • Selalu mencari informasi selengkap-lengkapnya dan belajar terus-menerus mengenai kehamilan kucing anda. Sehingga anda bisa menangani proses kelahiran kucing sendiri dan dapat segera menganalisis bila terjadi masalah atau komplikasi.
  • Bila informasi yang benar dan lengkap telah anda dapatkan, anda tidak akan panik lagi menghadapi kelahiran kucing kesayangan.
Itulah beberapa tips perawatan kucing hamil, seoga bisa bermanfaat untuk para pecinta kucing semuanya.

Fakta Aneh Kucing yang Mungkin Belum Kalian Ketahui

6:56 PM Add Comment
Fakta Aneh Kucing - Kucing dianggap sebagai salah satu hewan peliharaan yang paling dicari di banyak negara di seluruh dunia. Namun, hingga hari ini, ada banyak hal yang tak banyak orang tahu dan mengerti tentang kucing. Kadang-kadang kucing peliharaan ini akan senang berada di sekitarmu, tapi tak jarang juga lain kali dia itu akan menggigit atau mencakarmu. Begitulah sifat atau karakter kucing sangat aneh dan berbeda beda karena jenis jenis kucing juga memiliki banyak karakter yang berbeda juga.
Fakta Aneh Kucing yang Mungkin Belum Diketahui
Fakta Aneh Kucing
Sumber gambar : ngebro.com
Memelihara kucing memang memiliki manfaat tersendiri bagi kita orang yang memelihara kucing seperti kita, tetapi dalam arti kita harus benar benar ingin memelihara kucing jadi manfaat memelihara kucing bisa kita rasakan. Ingin lebih tahu mengenai manfaat memelihara kucing, silahkan baca artikel ini.
Manfaat dan Alasan Memelihara Kucing Dirumah Kita
Memelihara kucing tentunya juga harus memahami kucing, jadi tentunya kalian juga perlu tahu mengenai fakta fakta aneh tentang kucing. Banyak fakta aneh tentang kucing yang belum diketahui orang bahkan kalian yang memelihara kucing pun mungkin juga belum banyak mengetahui fakta fakta aneh kucing. Maka pada artikel ini akan saya berikan informasi beberapa fakta aneh tentang kucing.

Fakta Kucing yang Tidak Semua Orang Tahu
  • Kucing Menjadi Campuran Makanan
Kebanyakan orang di beberapa negara di Asia memang menganggap bahwa kucing adalah salah satu jenis makanan untuk diet. Sedangkan ada hampir empat juta kucing menjadi santapan manusia setiap tahunnya di seluruh Asia.  Jika kamu pernah mengunjungi suatu negara di luar negeri sana, dan kamu tidak tahu daging apa yang kamu makan, ada baiknya kamu menanyakan dan meminta sedikit penjelasan untuk menu daging yang sedang kau makan, karena tak jarang di negara-negara di luar negeri sana menjadikan kucing sebagai makanan campurannya.

  • Tidak Merasakan Gula
Kucing, tidak seperti anjing, kucing tidak memiliki perasa manis dalam lidah mereka. Para ilmuwan telah meneliti mengapa hal ini terjadi dan telah sampai pada kesimpulan bahwa kucing memiliki mutasi dalam reseptor rasa manis yang tidak ada.

  • Kucing Jantan Kidal dan Betina Sebaliknya
Saat melompat atau beraktivitas kucing betina sebagian besar selalu mengakhirinya degan kaki kanan. Sedangkan kucing jantan cenderung menjejakkan kakinya yang kiri terlebih dahulu saat beraktivitas.

  • Tren Fashion
Ini adalah fakta yang cukup disayangkan. Dibutuhkan 24 kulit kucing untuk membuat sebuah mantel. Sangat disayangkan jika hewan imut ini harud dijadikan komoditi industri.

  • Hewan Peliharaan Yang Jinak
Ada lebih dari 500 juta kucing domestik di seluruh dunia. Angka-angka terus meningkat, karena semakin banyak manusia ingin memiliki hewan peliharaan baru. Namun, hanya ada 40 keturunan kucing yang diakui di seluruh dunia.

  • Kontes Popularitas
Di seluruh Amerika Utara, kucing ini dikenal sebagai hewan peliharaan paling populer. Ada 73 juta kucing yang dipelihara disana, sedangkan anjing hanya 63 juta. Dan 30% rumah tangga di Amerika Utara memiliki kucing.

  • Jago Terjun
Semua orang sudah percaya bahwa kucing akan selalu mendarat mulus dengan kakinya. Namun, kucing bisa melompat turun setingg lebih dari 65-kaki.Hal itu terjadi karena kucing memiliki refleks yang sangat baik. Mata dan organ keseimbangan dalam telinga bagian dalam kucing tahu kapan mereka harus mendaratkan kaki mereka. Kucing tanpa ekor juga memiliki kemampuan serupa.

  • Keluarga Besar Kucing
Kucing dikenal dapat melahirkan sekurang-kurangnya 1-9 anak kucing dalam satu waktu. Namun, yang terbesar yang pernah tercatat adalah 19 ekor anak kucing, dimana 15 dari anak-anak kucing tersebut bisa selamat setelah kelahiran.

  • Hukuman Penyelundup
Kembali ke jaman Mesir kuno, jika seseorang tertangkap menyelundupkan seekor kucing keluar dari wilayah tersebut, mereka akan dihukum mati. Suatu ketika seorang  pedagang Phoenician berhasil menyelundupkan kucing keluar dari Mesir, yang kemudian dijual kepada orang-orang kaya di Athena dan kota-kota besar lainnya pada saat itu.

  • Hobi Berenang
Sebagian besar kucing benar-benar sangat benci dengan air. Namun, ada satu jenis kucing, yang dikenal sebagai ras Turkish Van, yang menikmati berenang di semua jenis air. Kucing khusus ini dibesarkan di Asia Tengah, dan memiliki mantel bulu yang bertekstur unik tahan air.

  • Insting Penemu Jalan Pulang
Kucing, bagi mereka yang tidak tahu, kucing memiliki kemampuan untuk menemukan jalan pulang mereka ketika hilang di luar lingkungannya. Kemampuan ini sangat menarik. Para ahli percaya kucing menggunakan sudut matahari atau semacam sel magnet dalam otaknya yang bertindak layaknya kompas.

Itulah fakta aneh kucing yang mungkin belum semua orang tahu, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semuanya.

Manfaat dan Alasan Memelihara Kucing Dirumah Kita

8:37 PM Add Comment
Manfaat Memelihara Kucing - Kucing memang dikenal sebagai hewan peliharaan yang lucu. Selain menggemaskan karena tingkah dan kelakuannya yang bersahabat dengan manusia, ternyata memelihara kucing juga mempunyai manfaat bagi pemiliknya. Tentunya bukan dengan asal memelihara ya. Menghadirkan kucing dalam rumah bagi sebagian orang seperti menghadirkan keluarga baru. Kasih sayang serta perhatian dari pemilik pun harus diutamakan.

Kucing Peliharaan
Sumber gambar : kinsights.com

Jika kucing sakit maka kalian harus merawatnya seperti merawat diri kalian sendiri maka dengan merawat kucing dengan sungguh sungguh kalian juga pasti akan merasakan manfaat dari memelihara kucing itu sendiri. Salah satu penyakit yang sering menyerang kucing adalah belekan pada kucing, ingin tahu cara merawat kucing belekan? silahkan baca artikel dibawah ini.
Mengatasi Mata Belekan Pada Kucing
Manfaat yang didapat dari memelihara kucing juga sangat berguna untuk kita, bahkan ada sebagiam yang berkata memelihara kucing baik untuk kesehatan, lalu apa manfaat dari memelihara kucing? Berikut adalah beberapa manfaat dari memelihara kucing dirumah.

Alasan Serta Manfaat Memelihara Kucing

  • Memiliki teman untuk bermain
Disaat senggang atau disela-sela kesibukan kerja terkadang kita mengalami kejenuhan dan membutuhkan teman untuk bermain. Maka bermain dengan kucing dirumah sebagai solusinya. Mengajaknya ke halaman rumah dengan mainan tikus-tikusan atau sekedar membawa kemoceng bulu ayam kita sudah dapat bermain dengan kucing kesayangan kita.

  • Dapat menghilangkan stres dan beban pikiran
Hampir sama seperti diatas, bermain dengan kucing selepas pulang kerja akan mengurangi beban pikiran yang ada. Melihat kucing berlarian atau mendekat manja ke arah kita tentu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi pemiliknya. Seakan beban kerja seharian akan hilang dengan melihat kecerian si kucing kesayangan.

  • Kucing hewan peliharaan yang dapat berburu tikus dirumah kita
Sebagian dari kita pasti tahu dan pernah menonton film Tom and Jerry. Di film kartun tersebut si kucing Tom selalu mengejar-ngejar si tikus Jerry. Seakan dua makhluk ini tidak pernah bisa bersatu. Memang sudah kodratnya kucing akan takut pada kucing, walaupun tidak sedikit juga kucing yang takut pada tikus hehehe. Setidaknya keberadaan kucing dirumah kita akan membuat takut tikus yang akan masuk.

  • Kehadiran kucing dapat menjadi teman yang setia bagi pemiliknya
Seekor kucing akan mengenal siapa pemiliknya. Terlebih bila kita merawatnya dengan baik, seakan kucing tahu perasaan sang pemilik. Bila kita sedang sedih atau sakit terkadang kucing akan berada mendekati kita seakan ingin menghibur. Dan yang terpenting, kucing tidak akan mengkhianati pemiliknya. Kecuali memang bila kita sebagai pemilik tidak mengurusnya dengan benar. Sama seperti anjing, kucing akan selalu setia dengan pemiliknya.

  • Kucing dapat mendeteksi apabila ada orang asing memasuki rumah
Sama seperti anjing yang akan menggonggong ketika ada orang asing masuk kedalam rumah kita, kucing juga mempunyai respon mengeong-ngeong. Kucing dapat mendeteksi apabila ada orang asing masuk kedalam rumah, hal ini bermanfaat bagi kita disaat kita tidak terjaga. Tentunya hal tersebut dapat menjadi “alarm” apabila ada pencuri yang mencoba masuk kerumah kita.

  • Selain berburu tikus, kucing kesayangan kita juga dapat berburu serangga seperti kecoa
Kucing itu hewan yang paling tidak bisa melihat serangga, jika ada kupu-kupu atau capung dirumah pasti langsung ditangkap. Jadi selain dimanfaatkan untuk berburu tikus, kucing kesayangan kita juga dapat dimanfaatkan berburu kecoa. Jangan heran bila kita memelihara kucing tiba-tiba ada kecoa yang sudah mati dilantai, mungkin itu ulah si kucing kesayangan kita.

  • Kucing merupakan hewan yang paling bersih
Salah satu alasan memelihara kucing adalah ternyata kucing ini adalah hewan paling bersih, kita hanya cukup menyediakan pasir di litter box maka kucing akan buang air disana. Jadi kotoran kucing tidak akan berceceran dikandang. Berbeda dengan hewan lain yang tidak mengenal tempat buang airnya. Selain itu, menurut penelitian bahwa lidah kucing ternyata negatif berkuman.

  • Menghadirkan rasa peduli dengan sesama
Dengan memelihara kucing dirumah kita belajar mengasihi dan menyayangi. Walaupun hanya kepada binatang namun hal tersebut diharapkan dapat tercermin kedalam kehidupan kita sehari-hari terhadap sesama. Karena kepedulian itu terkadang harus dimulai dari hal-hal kecil. Selain itu kita juga dituntut untuk bertanggung jawab terhadap kucing kesayangan kita, dan tanggung jawab tersebut harus konsisten kita lakukan setiap hari. Mulai dari memberikan makan dan minum, membersihkan kotoran dari kotak pasirnya, memandikan, memberikan vaksin.

  • Kucing menjadi ajang silaturahmi dan mencari teman
Dengan berkembangnya media informasi, kita sebagai pemilik kucing akan sangat mudah menemukan komunitas-komunitas pecinta kucing di internet. Banyak sekali forum-forum pecinta kucing di facebook. Dari sana kita dapat mengenal member-member yang mempunyai kesamaan sebagai pecinta kucing dan juga dapat berbagi tips-tips perawatan kucing. Ada beberapa forum yang rajin mengadakan pertemuan, hal ini tentu akan menjadi ajang silaturahmi dan mencari teman. Kita bisa sharing tentang perawatan kucing, informasi-informasi mengenai vaksin kucing, mengenal lebih jauh tentang jenis-jenis kucing yang ada di Indonesia, yang tentunya akan menambah pengetahuan kita tentang hewan lucu ini.

  • Kucing bisa menjadi salah satu sumber pendapatan
Poin yang terakhir ini memang sedikit berbeda dengan poin-poin sebelumnya, karena berhubungan dengan faktor ekonomi. Ternyata tidak sedikit orang menjadikan kucing sebagai penghasil uang, mereka biasanya menggunakan kucing untuk diternakan. Karena beberapa jenis kucing ras mempunyai harga yang tinggi dan hal ini dimanfaatkan sebagai ladang bisnis.


Selain manfaat memelihara kucing diatas, memelihara kucing juga akan membawa energi positif bagi pemiliknya. Kok bisa ya? Coba perhatikan tingkah lucu anak kucing yang bermain, kebanyakan dari pemilik kucing tersebut pasti akan tertawa. Respon tawa tersebut dapat menurunkan perasaan negatif yang ada di pikiran pemilik kucing. Hal tersebut akan membawa energi positif yang tentunya juga sangat baik bagi kesehatan kita sebagai pemiliknya.

Demikian mengenai manfaat memelihara kucing dirumah, teruslah merawat kucing peliharaan kalian karena dengan itu kalian akan mendapatkan manffat dari memelihara kucing itu sendiri. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya.

Mengatasi Mata Belekan Pada Kucing

4:16 PM Add Comment
Cara Menangani Mata Belekan Kucing - Apakah kucing pernah mengalami sakit pada matanya? Mata kucing belekan atau mata kucing berair merupakan penyakit yang lumayan sering menyerang kucing. Pertama saya mengalami ini saat saya awal mengadopsi kucing , awalnya kucing terlihat normal tetapi setelah berpindah tempat mendadak mata kucing menjadi berair , Sedangkan yang kedua dialami oleh anak dari kucing saya , setelah terkena flu mata anak kucing menjadi berair. Tentu saja bagi kita yang memelihara kucing kita harus tau penyebab mata kucing berair atau mata kucing belekan dan cara mengatasi mata kucing berair atau mata kucing belekan.

Mengatasi Mata Belekan Pada Kucing
Mata Kucing Berair
Sumber gambar : tipskucing.com

Setelah kita tahu penyebab dan cara mengatasi mata kucing belekan atau berair tentu saja kita bisa memberikan pertolongan awal supaya kucing kita selalu sehat dan tidak sakit lebih lanjut. Mata kucing belekan atau mata kucing berair bisa disebabkan oleh banyak hal,

Apa Sih yang Menyebabkan Mata Kucing Belekan atau Berair?
Pada umumnya mata kucing belekan atau mata kucing berair disebabkan oleh kotoran atau debu, jika kita jarang membersihkan mata kucing peliharaan kita maka lama kelamaan kotoran akan semakin banyak dan menyebabkan mata kucing kita belekan. Mata kucing belekan juga disebabkan karena kucing terkena flu. Flu pada kucing yang berlebihan bisa menyebabkan mata kucing berair. Jika kucing sakit mata ringan dan kalian tidak segera melakukan perawatan akan berbahaya, sakit mata kucing yang sudah parah bisa sampai mengeluarkan gumpalan putih yang menutupi mata kucing. Jadi jika kucing kalian terlihat sakit mata maka segera berikan perawatan supaya sakit mata pada kucing kalian tidak bertambah parah.

Cara Supaya Mata Kucing Tidak Belekan
Jaga selalu kebersihan kucing kalian terutama pada mata kucing kalian. Jika terlihat ada kotoran hitam di mata kucing kalian segera bersihkan supaya kotoran tidak bertambah banyak sehingga menyebabkan mata kucing berair.
Jika kucing kalian sudah terkena belekan atau mata kucing kalian berair berikut adalah cara mengobati mata kucing yang belekan atau berair.

Cara Mengobati Mata Kucing Belekan atau Berair
  • Langkah Pertama
Siapkan air hangat dan kain yang bersih atau kalian juga bisa menggunakan tisu

  • Langkah Kedua
Bersihkan mata kucing kalian dengan air hangat yang sudah disiapkan tadi, usap perlahan pada mata kucing dan jangan sampai ada kotoran yang tertinggal.

  • Langkah Ketiga
Setelah kalian rasa mata kucing sudah bersih berikan salep untuk mata kucing kalian , kalian bisa membelikan salem teramicyn yang bisa kalian beli di apotik dengan harga murah. Lakukan terus sampai mata kucing kalian benar-benar sembuh.


Itulah penyebab mata kucing belekan dan cara menangani mata kucing belekan, jadi untuk para cats lovers sekalian jika kucing kalian terkena belekan pada matanya segera lakukan perawatan supaya belekan pada kucing tidak jadi bertambah parah dan menular pada kucing kalian yang lain. Semog artikel belekan pada mata kucing ini bisa bermanfaat.



Referensi : limasembilancattery.com

Budidaya Kucing Persia

8:12 PM Add Comment
Budidaya Kucing Persia - Ternyata peluang bisnis budidaya kucing persia sangat bagus, harga jualnya lumayan tinggi. Sudah banyak yang sukses mengembangbiakan kucing persia tersebut. Harga kucing pun bervariatif mulai dari 1 jutaan sampai dengan 10 jutaan tergantung kualitas kucing itu sendiri.

Budidaya Kucing Persia
Kucing Persia
Sumber gambar : Google

Maka dari itu, dari pada hanya sekedar hobi saja alangkah baiknya dijadikan sebagai usaha yang bisa menambah pemasukan. Cara budidaya kucing persia juga tidak terlalu susah, apa lagi untuk para penghobi kucing persia, tentunya sudah terbiasa merawat kucing Persia kan dan pastinya dengan senang hati. Baiklah, berikut ada ulasan tentang panduan budidaya kucing Persia :

1. Tips Perawatan
Kucing persia memiliki sifat pemalas, karena itu butuh kesabaran dan perawatan yang ekstra. Walaupun  suka bermalas-malasan, tapi kucing ini adalah jenis kucing yang lebih pintar dibanding kucing kampung. Ditambah lagi warna bulunya dan bentuk mukanya yang artistik membuatnya memiliki nilai jual yang tinggi. Maka dari itu perlu diberikan perawatan yang baik, sebagai berikut perawatannya :

  • Mandikan kucing minimal 1 kali seminggu, gunakan shampo kramas khusus kucing untuk 1 bulan sekali.
  • Berikan pakan khusus kucing dan asupan nutrisi lainnya. Tempatkan makanan dan minuman dalam kandang yang mudah dijangkau oleh kucing
  • Jangan memberi makan ikan asin karena bisa menyebabkan bulu kucing anda rontok.
  • Sering-seringlah memeriksakan kucing anda ke dokter hewan minimal 1 bulan sekali dan melakukan vaksin satu tahun sekali.
  • Berilah kebebasan bermain. Jangan dikandangkan terus, kucing juga perlu dilepas.
  • Rawatlah bulu kucing anda dengan cara seperti menyisir bulunya menggunakan sisir kucing.
  • Jagalah kebersihan kandang, tempat makan, minum serta pasir tempat kotoran kucing. Bersihkan tempat makan dan minumnya setiap hari. Juga, jangan lupa mencuci pasir dengan cairan disinfektan lalu jemurlah di terik matahari. Kemudian isi wadah lagi dengan pasir yang bersih.
  •  Jika keadaan memungkinkan, taruhlah kucing dalam ruang ber-AC. Dan perdengarkanlah musik klasik sewaktu ia berada dalam kandangnya karena cara ini bisa membuatnya menjadi lebih tenang.
  • Jemur kucing setiap pagi hari.


2. Memilih Indukan yang Berkualitas
Sebelum kita membeli atau memelihara kucing persia, banyak hal yang harus dipikirkan sebelum mulai untuk membiakan kucing persia. Keputusan untuk mengawinkan kucing ini harus benar benar dipertimbangkan dengan matang. Tujuan pembiak harus jelas, apakah ingin mendapatkan persia juara (show quality) atau sekedar kualitas biasa (pet quality). Ada tiga standar kualitas kucing yang dikategorikan oleh organisasi penggemar kucing. Ketiga standar kualitas ini bisa dijadikan acuan atau panduan dalam memilih dan membeli kucing Persia. Standar kualitas ini didasarkan pada tujuan pemeliharaan kucing itu sendiri, sebagai berikut:

  • Pet quality
Adalah kucing yang tidak seluruhnya memenuhi standar, baik kesempurnaan genetic, warna, maupun bentuk tubuhnya. Umumnya kucing seperti ini dipelihara hanya sebagai kesenangan.
  • Breed Quality
Berbeda dengan pet quality yang hanya dipelihara untuk kesenangan, kucing breed quality merupakan kucing berkualitas yang bisa dijadikan induk. Kucing breed quality ini kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan pet quality, tetapi lebih rendah daripada show quality.
  • Show Quality

Kucing standar show quality adalah kucing yang sejak kecil telah menunjukkan kualitas terbaik dibandingkan dengan kucing lain, sehingga breeder (cattery) mengkategorikan sebagai sebagai kucing kontes dan menjualnya dengan harga paling mahal.

Untuk mendapatkan indukan baik kita harus jeli dalam memilih indukan yang baik seperti :
• Badan atau Body Sebaiknya memilih tipe Cobby, yaitu berkaki pendek dan besar, pundak lebar dan kepala melingkar. Dada kucing persia lebar dan dalam. Punggung rata dan lebar dengan tulang yang pendek dan besar. Bahu dan pinggulnya lebarnya sama. Perut berukuran kecil. Otot-ototnya keras dan berkembang dengan baik.
• Mata Kucing harus memiliki sepasang mata yang bulat dan besar, terbuka lebar, berwarna cerah dan penglihatannya tajam.
• Hidung Hidungnya harus pesek atau pendek, berukuran kecil melebar, dan mendongak ke atas. Di bagian pangkal hidung tampak ada belahan.
• Telinga Telinga kucing harus kecil dengan ujung membulat. Jarak antar telinga relatif jauh. Pangkal telinga tidak terlalu terbuka, sedangkan ujungnya melengkung dan menghadap ke bawah.
• Kepala Kucing persia memiliki kepala yang berukuran relatif besar atau padat dan melingkar. Struktur tulang wajah atau tengkorak besar, kokoh, dan melingkar. Sementara itu, dagunya bulat, kuat, dan tidak terlalu rendah. Rahangnya besar dan kuat yang ditopang oleh leher yang kuat, pendek, tebal, gigi rapi dan bersih dan under bite tidak lebih dari 2 mmf. Ekor Kucing persia memiliki ekor yang pendek, tebal, dan lurus. Ekor yang proposianal atau ideal adalah jika dilipat ke depan dari pangkalnya, ujungnya akan tepat di tengah tengah perutnya. Disamping itu pangkal ekor tidak kaku dan membentuk sudut yang lebih rendah daripada punggungnya.
• Pilihlah warna kucing persia yang bagus dari segi corak warnanya, hitam, putih, red tabby, bicolor, 3 warna. Dengan catatan coraknya beraturan atau simetris

Jenis Kelamin
Sebenarnya pemilihan kucing berdasarkan jenis kelamin sangat tergantung dari keinginan atau minat kita. Perbedaan jenis kelamin kucing mudah diketahui. Jika jarak antara anus dan lubang kelamin agak jauh dan lubang kelamin berbentuk bulat, bisa dipastikan kucing tersebut adalah jantan. Pada betina lubang kelamin tersebut berbentuk memanjang atau membentuk celah.

Umur Kucing
Disarankan membeli dan memelihara kucing yang masih anakan. Umumnya, anak kucing lebih cepat beradaptasi dibandingkan dengan kucing dewasa. Disamping itu tingkah laku lebih lucu dan menggemaskan, sehingga lebih menyenangkan pemiliknya dalam memahami karakter kucing Persia. Idealnya anak kucing yang dibeli berumur 10-12 minggu, yaitu telah disapih dari induknya dan sudah mandiri.

Mencermati kondisi
Sebaiknya menanyakan kondisi kucing pada pembiak tentang kesehatan atau penyakit bawaan. Tanyakan pula kartu vaksinasi. Di cek pula kondisi berat badannya serta kelengkapan organ-organnya.

3. Siapkan Kandang
Kandang adalah sarana yang sangat penting,buat kandang kucing Persia, buatlah kandang senyaman mungkin dan pastikan tidak ada pengganggu dan bersuhu tidak terlalu panas. Dan sediakan pasir didalam kandang akan tetapi pasir harus disaring dulu agar bersih.

4. Proses Perkawinan
Mengawinkan kucing persia ini gampang-gampang susah, tetapi tidak masalah jika sudah berpengalaman, karena hal itu menjadikan seseorang menguasai dengan baik teknik beternak kucing persia. Dalam proses perkawinan ini anda harus selalu memperhatikan tingkah laku si kucing kalau mereka sudah keserasian, kucing akan mengalami proses perkawinan atau  anda juga bisa mengawinkan kucing ditempat dokter hewan.  

Demikian mengenai tips budidaya kucing persia , yang perlu diingat ini hanya sekedar tips dan saran dalam prakteknya dalam budidaya kucing persia terkadang juga ada masalah. Semua butuh proses dan pembelajaran sampai kita menguasai karena sukses tidak bisa diraih dengan instant.